Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Sebuah Luka Verbal

Sebuah Luka Verbal

Sabtu, April 30, 2011 0
Selayaknya anak kecil Palestina
Yang tak tahu apa-apa
Tertodong pistol oleh sekawanan pasukan perang
Sejujurnya ia tak menginginkan permusuhan

Namun, karena melihat todongan pistol
Yang sempat dilakukan padanya
Anak Palestina itu trauma
Hingga ia terdoktrin untuk selalu bersembunyi
Dan tertakut-takut menghadapi pasukan itu
Ia bisa saja baik,
bersikap manis dihadapan semua tentara Israel untuk sementara
Akan tetapi, ketahuilah
Sikap manis itu ia lakukan karena ia tak ingin ditodong pistol untuk kedua kalinya
Tak ingin kejadian tempo hari terulang kembali

Karena anak kecil itu tahu dengan pikiran polosnya:
"Nanti kalau aku ditodong  lagi gimana?"
Ya, anak kecil itu trauma
Karena ia tahu
Pasukan bersenjata masih membara
Karena ia tahu masih ada rasa tak senang antara “kau dan aku”
Karena ia tahu, todongan senapan itu
setajam lidah yang tiada bertulang

SEHAT dan sakit itu NIKMAT

SEHAT dan sakit itu NIKMAT

Sabtu, Januari 01, 2011 2
Sakit,
fisik yang rentan, lemah, dan tak berdaya

ya ALLAH
penggenggam jiwa dan ragaku..

sakit,
antara nikmatMU yang enak dan tidak enak

ingin kurasai enak, namun
aku hanyalah manusia biasa yang punya keluh kesah

ingin kurasai tidak enak, namun
apakah aku terus-terusan memilih dalam ketidakenakan
sedang bersyukur adalah lebih utama

sakit,
antara anugerah dan musibah

berusaha dan belajar menerima sebagai anugerahMU 
anugerah penjagaku agar selalu dekat denganMU

untuk tetap berkarya 
bahwa SAKIT bukan alasan untuk berhenti berkarya

dan senantiasa bersyukur
bahwa SEHAT itu nikmat tiada tara..
Demi Cinta Suci

Demi Cinta Suci

Senin, Oktober 26, 2009 0
Ya Allah...
Izinkan aku benar-benar jatuh cinta kepadaMU.
Maafkan segala kesilapan hamba Ya Rabb..
Engkaulah satu-satunya Penjagaku..
menungguku dengan setia, menolongku, mengampuniku, membimbingku..
menerima aku apa adanya, mengampuni segala kehinaanku, menyelamatkanku..
memberi kebahagiaan kepadaku dengan perantaraMU (ayah,ibu,keluarga,sahabat).
mengobati luka perihku atas segala kedangkalan pikiranku.


"Jadikan cintaku padaMU Ya Allah, berhenti dititik ketaatan,
meloncati rasa suka dan tak suka, karena aku mengerti bahwa..
mentaatiMU dalam hal yang tak kusukai..
Adalah kepayahan, perjuangan, dan gelimang pahala.
karena seringkali ketidaksukaanku, hanyalah bagian dari ketidatahuanku (Salim A.Fillah)."


Ketika aku membuka mataku untuk cinta selainMU Ya Allah..
Engkau begitu cemburu padaku, padahal jika hanya mengagumi saja..
Segera Engkau menutup mata cintaku untuk selainMU itu Ya Allah..
Ya Allah, Engkaulah satu-satunya dihidupku,
kuatkan aku, indahkan aku dengan ilmuMU yang begitu luas,
tegur halus aku jika aku bersalah, dan ampunilah aku atas segala ketidaktahuanku..
Ya Rahman Ya Rahiim...Engkaulah satu-satunya.. kembalikan aku dalam keadaan fitrah..
Amin Yaa Allah ya Ghofur

Bisakah aku seperti karang itu...

Senin, Agustus 03, 2009 0
Bagaimana dengan karang di tepi pantai itu..
mereka begitu kuat,
ketika ombak menerjang,
menghantam,
tak menghiraukan apa yg telah mereka hantam,
Tetap saja...
karang berada disitu..
bertahan, menjalankan tugasnya dengan baik..
apapun yang terjadi..
karang2 itu tetap menerima..
menerima yang telah ditentukan oleh RABB,Sang khaliq..Ar-Rahman..
ketika badai datang menghadang..
yang membuat ombak semakin keras menghantam..
mereka pun tetap terima.. SubhanaAllah..

Namun....
Aku...
Diriku tak seperti mereka..
Mengapa aku belum bisa seperti mereka..
Ya Allah,maafkan aku...

(2 Agustus 2009,putri ayah)