Tampilkan postingan dengan label Resep. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resep. Tampilkan semua postingan

Bubur Sumsum Sederhana untuk Suami

Senin, Juli 18, 2016 0

Suami: "Dik, sepertinya abi belum bisa makan nasi."
Me: "Tak buatin bubur ya mas?"
Suami: "Bubur apa?"
Me: "Bubur nasi."
Suami: "Mas nggak suka bubur nasi dik..."

Ceritanya, bersamaan dengan keharusan mencabut gigi, karena geraham kanan suami terus mengeluarkan darah. Suami juga sedang sakit panas (gejala flu). Tepatnya, tertular istrinya ini yang terlebih dahulu sakit batuk dan pilek.

Sepertinya mas sedang menginginkan bubur sumsum untuk sarapan. Saya menanyakan bahan dasar bubur sumsum kepada mama. Di rumah sudah ada gula aren/gula merah. Saya pergi ke rumah Bu Wito (tetangga dekat rumah, pemilik toko mracang) untuk membeli santan kelapa dan tepung beras. Ketika berbelanja beberapa bahan di sana, saya menanyakan proses pembuatannya kepada Bu Wito. Di rumah Bu Wito, saya juga meminta dua lembar daun pandan untuk aroma. Sebagai referensi lain, saya membuka beberapa situs di web untuk memastikan bahan serta langkah yang benar.

Hasil kolaborasi resep dari beberapa sumber tersebut adalah sebagai berikut.

Bahan bubur:
1. 100 gr tepung beras
2. 1 ltr air, gunakan sebagiannya untuk membuat santan kelapa, (susu putih cair bisa menjadi alternatif bagi yang tidak suka santan, rasanya pun bisa lebih enak dari santan).
3. Garam secukupnya
4. 1 lembar Daun Pandan ditali simpul
Bahan saus:
1. 250 gr Gula merah/gula aren
2. 3 sdm Gula putih/gula pasir
3. 500 ml Air (jika suka saus yang kental, bisa ditambahkan sedikit larutan tepung maizena/tepung kanji)
4. 1 lembar Daun pandan ditali simpul

Langkah pembuatan:
1. Seperti membuat agar-agar, supaya tidak menggumpal, larutkan 100 gr tepung beras dengan 750 ml air dingin, aduk rata sebelum dipanaskan di atas api.
2. Gunakan 250 ml air untuk membuat santan atau mencairkan susu putih, lalu campurkan dengan hasil di langkah pertama, masukkan satu simpul daun pandan yang sudah dibersihkan, aduk rata.
3. Masak adonan yang telah disiapkan di atas api kecil, tambahkan garam secukupnya hingga terasa gurih. Aduk-aduk sampai mengental dan menjadi bubur.
4. Siapkan saus gula dengan melarutkan 500 ml air dan 250 gr gula merah/gula aren. Tambahkan 3 sdm gula pasir dan satu simpul daun pandan. Aduk rata hingga larut. Jika suka saus yang kental, tambahkan sedikit larutan tepung maizena/tepung kanji. Aduk kembali hingga menjadi kental.

Bubur sumsum siap disajikan dengan mencampurkan saus gula secukupnya.

*suami suka, habis satu mangkuk, adik-adik juga menyerbu habis hingga ke intipnya (baca: bagian bawah bubur yang mengendap), dan niat hati mau bontot buat makan siang suami, apa daya habis tak tersisa, hehe alhamdulillah.

Nugget Sayur Solusi untuk Anak yang Tak Suka Sayur

Sabtu, Oktober 17, 2015 0
Sekarang banyak cara untuk membiasakan anak suka makan sayur. Salah satunya dengan mengkreasikan masakan di dapur, seperti nugget sayur rasa pizza. Berikut resep sederhana dari dapur sakina.

Bahan Utama:
1. Dada ayam utuh, ambil dagingnya saja (fillet)
2. Wortel dipotong kecil-kecil untuk memudahkan dalam proses blend
3. Sawi putih, selain sebagai sumber vitamin pada nugget, sayur ini menghasilkan air yang dapat digunakan untuk campuran adonan agar lebih mudah dalam proses blend
4. Bumbu: bawang putih, bawang merah, bawang bombay, merica, garam, gula, keju/bubuk keju

Campurkan semua bahan dengan air secangkir kecil kopi, posisi sawi terletak pada blender bagian paling bawah.

Bahan Tambahan:
1. Daun bawang dan seledri yang sudah diiris halus agar menghasilkan aroma yang khas
2. Tepung tapioka 100 gr, tepung terigu 50 gr dan tepung roti 100 gr (perbandingan 2:1:2 tergantung kebutuhan, kondisional)

Campurkan bahan utama dengan bahan tambahan. Aduk rata, pastikan tidak terlalu lembek dan jika diangkat adonan tidak jatuh (tekstur kesat). Masukkan cetakan lalu kukus hingga matang. Potong-potong (bentuk sesuai selera), Lumuri dengan putih telur, tepung terigu dan tepung roti. Simpan di dalam freezer, goreng sesuai selera. Selamat mencoba.
Nugget Sayur by Dapur Sakina

Mau Kentang Gorengmu Seenak French Fries?

Selasa, September 08, 2015 0

Alhamdulillah... senang sekali memilikimu, adikku yang cantik jelita, hehehe. Beruntung juga ternyata punya adik yang belajar di jurusan ilmu dan teknologi pangan. Bagaimana tidak? Liburan semester ini, dia membuat kejutan yang bikin enak perut dan enak di kantong, hihihi. Semoga ilmu mu barokah amaliah ya dik. Meskipun aku tahu awalnya dirimu agak minder di universitas itu, tetapi bersyukurlah karena kamu sekolah gratis di situ. Jarang orang seberuntung dirimu. Bersyukur adalah satu-satunya cara untuk berterima kasih kepada Tuhan dan juga kepada almamater yang telah membiayai kuliahmu. Proud of you if you be thankful. Semoga setelah kamu lulus, kita bisa bikin cafe buku di Ponorogo ya dik (aamiiin). Mukadimah sudah ya (banyak banget, hehe).
It's okay kembali ke resep. Tentunya semua sudah pada tahu ya apa itu french fries. Yupi... kentang goreng ala ala perancis gitu. Nah, di sini aku mau membocorkan rahasianya. Sekarang kita bisa menggoreng kentang lokal yang beli di pasar tradisional, seenak kentang goreng perancis, dengan tidak perlu jauh-jauh pergi ke sana hehe. Pertama-tama yang harus dilakukan, tentunya harus pergi ke pasar untuk membeli kentang lokal =D Kedua, mampir juga ya untuk beli tepung maizena atau tepung kanji. Kalau belum punya garam dan es batu di rumah, jangan lupa juga mampir beli kedua bahan ini ya :)
Setelah semua bahan ada di tangan, saatnya kita beraksi. Caranya, mari kupas kentang dan memotongnya panjang-panjang. Setelah itu cuci sampai bersih. Kunci enak atau tidaknya kentang goreng nanti, ada di cara mencucinya. Jadi kita harus berusaha mencucinya sebersih mungkin hingga airnya bening (tidak butek). Setelah dicuci sangat bersih sekali pol banget, rendam kentang pada air garam selama 30 menit. Setelah 30 menit, masukkan es batu ke dalam air garam rendaman kentang tersebut. Diamkan selama 120 menit atau kurang lebih 2 jam. Setelah semua proses ini kita lakukan, tiriskan kentang dari air-air yang menyertainya. Tiriskan hingga benar-benar tidak ngecembeng itu air. Ini bermanfaat agar ketika proses pelumuran tepung tidak terlalu tebal. Jika terlalu tebal juga tidak enak (jadi ayam goreng tepung dong nanti, =D). Note: Beda maizena dengan kanji, jika kita menggunakan tepung maizena tidak perlu khawatir dalam proses meniriskan karena tepung ini menyerap air, sedangkan jika kita menggunakan kanji, kita harus totalitas ya dalam proses meniriskan kentangnya dari rendaman air garam, agar tidak terjadi ketebalan yang tidak diinginkan, yaitu yang berlebihan dan tidak merata. Okay, selesai tiris, lumuri kentang-kentang itu dengan tepung maizena atau kanji (jika ingin rasanya lebih kuat, campur tepung tersebut dengan garam, merica atau bumbu bubuk lainnya yang dari alam - empon empon kalo orang jawa bilang, note: lebih baik tidak perlu menggunakan penyedap rasa ataupun micin. yakinlah rasa alam itu sudah enak dari sononya). 

Taraaa... kentang goreng siap digoreng dengan api kecil. Masukinnya waktu minyak sudah panasam ya tapi.
Selamat mencoba :)

Brownies Kukus Sakina

Selasa, Januari 29, 2013 1
Okey, sebelum membuat kita siapkan alat dan bahan terlebih dahulu yuk.

Alat:
1. Mixer
2. Timbangan/Neraca
3. Sendok/Garpu,dsb.

4. Baskom
5. Kukusan
6. Kompor
7. Loyang
8. Panci Besar
9. Panci kecil

Bahan:
1. Tepung terigu 1/4kg
2. Telur 4 butir
3. Gula 200gram atau lebih boleh suka-suka tergantung kadar kemanisan yang diinginkan
4. Mentega 50 gram
5. Coklat Batang 250 gram
6. Ovalet 1 sendok teh
7. Kismis

Semua alat dan ukuran bahan bisa dikreasikan sendiri, segala perhitungan di atas adalah standartnya. Namun kata ibu jaman dahulu, semakin suatu resep tidak ada takaran yang pas, semakin berpeluang untuk menjadi enak. Dengan kata lain, takarannya sesuai dengan hati, rasakanlah dengan hati sampai terasa pas, masing-masing dari kita terutama kaum ibu mempunyai insting yang oke untuk ini, manfaatkanlah, hehe.
Tereng-tereng, dan caranya adalah sebagai berikut.

Sebelumnya, siapkan loyang dengan melumurinya mentega dan tepung terigu agar dalam proses pengkukusan nanti adonan tidak lengket setelah jadi. Siapkan kukusan, nyalakan api kecil, masukkan loyang yang telah siap ke dalam kukusan. Biarkan alat ini bekerja. Sisihkan kemudian kita membuat adonan :)

Pertama membuat lelehan coklat, lelehkan mentega dengan batang cokelat, caranya beri air di panci besar kira-kira setengahnya, jangan sampai penuh. Kemudian di atas panci besar yang berisi air tadi tempatkan panci kecil, di dalam panci kecil ini isi mentega dan cokelat  yang akan dilelehkan. (hanya berisi mentega dan cokelat, no air).

Nasi Kebuli Ala Sakina

Kamis, Agustus 23, 2012 0

Nasi Kebuli,  kalau di kawasan timur tengah biasa disebut “nasi Briyani”. Hampir mirip sama nasi yang biasa orang sebut "Nasi Gurih", atau kalau di tempat rantau saya (Malang) biasa disebut "Nasi Taro", tapiii yang ini lebih dari sekedar gurih. Menu ini sangat cocok untuk lebaran dan cocok dipadu dengan yang namanya rendang, subhanaallah enaknyooo :)


Nasi blawu merupakan salah satu makanan khas dari kota Gresik (kota kelahiran ibu saya). Nasi blawu ini tak kalah enaknya dengan nasi krawu yang sudah sangat terkenal di Gresik, nasi ini berbau ala-ala timur tengah karena bahan utamanya adalah daging kambing. Nasi ini berbeda dengan apa yang disebut nasi kari atau nasi gule. Nasi ini bukan menggunakan bumbu gule, namun menggunakan bumbu blawu yang biasanya dapat ditemui di kampong arab. Hasil dan rasa yang dihasilkan bumbu blawu dan bumbu gule berbeda. Nasinya sendiri berwarna coklat keabu-abuan disebabkan oleh bumbu blawu yang merupakan campuran dari rempah-rempah dan daging kambing. Sebagai pelengkapnya, nasi blawu ini biasanya disajikan dengan acar, timun, daging kambing dan petis. Nasi blawu ini sangat enak sekali, dan biasanya hanya dijumpai ketika ada acara-acara besar seperti Maulid Nabi, Walimatul Arsy, dll.

Resep-resep-resep, rahasia dari nenek moyang di Gresik, ini dia kawan-kawan, silahkan dicoba, sangat mudah:
Bahan Bumbu:
1. Bumbu Blawu, atau kalau orang-orang kampung Arab di Gresik biasa menyebutnya BUMBU MASALAH, nahh lhoh bumbu yang membuat masalah yaitu masalahnya adalah kenapa bumbu ini membuat enak nasi, hehe. Beli di pasar banyak, bilang aja bumbu blawu, atau kalau mau yang asli, beli di kampung Arab, oups bukan berarti di pasar tidak asli, tapi maksudnya kalau mau yang mantab gitu, xexexe. Di Ponorogo? mana ya kampung Arab? kalau di Gresik dan Malang ada.
2. Beberapa Butir Kapulaga
3. 2 Lembar Daun Salam
4. Cengkeh Secukupnya
5. 2 Batang Keningar atau Kayu Manis 
6. 3 Batang Serai
7. 1 Gepok Jahe Kecil di Memarkan
8. Sedikit Minyak Samin, atau sebagai pengganti, di Indonesia biasa memakai Margarin, sedikit saja
9. Bubuk Pala
10. Bisa dilengkapi Bawang Putih dan Bawang Merah yang sedikit dihaluskan
11. Bagi yang suka dominan kambing, bisa ditambah kaldu dan susu kambing, jika tidak suka (seperti saya) cukup memakai santan saja :)


 *Jangan lupa 1 liter beras
Caranya adalah semua bumbu di atas dimasukkan jadi satu dengan air dan beras yang sudah dicuci bersih dan kemudian ditanak hingga matang.

Bagi teman-teman perempuan dan ibu-ibu yang pilih beli di luar, pikir-pikir dulu deh, masak sendiri jauh lebih hemat dan bersahaja (ceile). 1 Porsi Nasi Kebuli biasa di jual 35 ribu rupiah. Jika kita beli bumbu-bumbu nya saja tak sampai 10 ribu, tapii daging kambingnya sing muni, hehe. Tak suka daging kambing jauh lebih hemat. Istimewanya adalah nasi kebuli bisa dimakan pakai apa saja, di makan tanpa lauk juga sudah enak. Nasi ini mengndung rempah-rempah yang berkhasiat untuk menghangatkan tubuh, sehingga cocok dimakan untuk mencegah masuk angin.

Kandungan Gizi:

SELAMAT MENCOBA, dan menikmati lezat dan harumnya nasi kebuli... :)